Showing posts with label kontraktor rumah. Show all posts
Showing posts with label kontraktor rumah. Show all posts

TIPS Sebelum Mendesain Kebun pada Rumah Minimalis

1.Lihatlah melalui jendela rumah Anda, dan perhatikan apa yang Anda lihat. Apakah pemandangan dari ruang tamu, dapur dan dari ruang-ruang lainnya sama dengan apayang Anda lihat sekarang? Bila tidak, mungkinkah pemandangan ini dapat diubah ataudidesain ulang dengan menanam atau membangun rumah sesuatu untuk menonjolkan keindahan rumah atau menutupi kekurangan dari area di luar rumah kita?

2.Duduklah bersama-sama anggota keluarga Anda dan diskusikan apa yang baik and buruk tentang renovasi kebun pada rumah yang akan anda lakukan, serta pikirkan kondisi tanah di pekarangan, dan daftarlah apa-apa yang ingin mereka ubah.

3. Perhatikan dengan cermat rumah dan pekarangan rumah orang lain ketika Andaberjalan-jalan. Bisa juga Anda menyempatkan diri dengan mengikuti tour sebuah organisasi klub berkebun, masyarakat hortikultura dan organisasi amal lainnya.

4. Ukurlah dan catat dimensi rumah Anda, termasuk lokasi jendela rumah, pintu masuk, posisipohon-pohon besar, jalan raya, trotoar, dinding, garis pembatas dengan tanah tetangga,dan lain-lainnya. Dengan menggunakan ukuran ini, buatlah sket pandangan mata burung rumah dan pekarangan Anda ini.

5. Mulailah membuat sket perubahan lansekap kebun Anda pada kertas kalkir. Jangan kecewa bila Anda mendapatkan hasil yang kurang memuaskan. Mulailah lagi, dan hasilsketsa Anda sebelumnya jangan dibuang - siapa tahu Anda akan membutuhkannya kemudian.
6. Mintlah masukan dari Arsitektur rumah atau jasa konsultasi rumah, tentunya memilih berdasarkan pengalaman juga.
7.Untuk hasil terbaik gunakan juga jasa kontraktor rumah, tapi sekali lagi ingat harus memilih yang telah berpengalaman.

Berbenah Rumah Tanpa Masalah

Rencana merenovasi rumah sering membuat kepala pusing tujuh keliling. Perencanaan dan penentuan anggaran renovasi rumah yang matang adalah kunci berhasil-tidaknya sebuah renovasi. Yuk, ikuti langkah praktis yang bisa dijadikan panduan melakukan renovasi.

Benar, membeli rumah dari pengembang tentu berbeda dengan membangun sendiri. Selain faktor kepuasan batin, membangun rumah sendiri membuat kita lebih leluasa menentukan ruangan yang kita inginkan. Kebutuhan akan renovasi lebih besar jika membeli rumah dari pengembang. Lalu, bagaimana jika melakukan renovasi? Seberapa perlu dilakukan, serta kapan waktu yang tepat untuk melakukannya?

Alasan Renovasi Rumah :

1.Expand
Artinya, penghuni rumah bertambah sehingga perlu ruang tambahan. Bisa ke samping karena ada sisa lahan/halaman atau ke atas karena keterbatasan lahan. Yang lebih sulit adalah ke atas, karena lantai di bawah mau tidak mau akan terganggu dan ada bagian bangunan yang rusak. Beda dengan renovasi ke samping yang relatif tidak mengganggu penghuni rumah.

2. Perbaikan Rumah
Biayanya mahal tapi tidak memberikan suasana baru. Misalnya, rumah yang kena rayap. Posisi rumah tetap, hanya mengganti bagian yang dimakan rayap.

3. Mengubah suasana
Misalnya, dari Rumah Mediteranian berganti ke Rumah minimalis.

Khusus renovasi yang dilakukan ke atas, ada beberapa cara yang bisa dilakukan selain mengecor lantai baru. Antara lain:
1.Keramik beton (keraton). Bentuk beton seperti bata, tinggal dirakit sesuai dengan panjang bentangan. Praktis tidak memakai rangka bangunan.

2.Balok kayu. Cukup populer, cepat pengerjaannya, suasana rumah lebih homy dan hangat. Harga lebih mahal dan tetap ada risiko terserang rayap.

3.GRC. Berbahan dasar semen, mirip gypsum. Memasanganya hampir sama dengan plafon.

4. Cor plat beton konvensional. Ini yang paling populer. Dilakukan serentak, jadi semua lantai rata kena cor. Jika renovasinya banyak, memang lebih bagus dilakukan pengecoran. Selain aman, tahan gempa dan longsor. Tapi sulitnya jika turun hujan, praktis furnitur di lantai bawah basah. Bila renovasi hanya satu kamar, sebaiknya memilih 3 cara tadi.

CARI IDE Desain Rumah anda

Hal lain yang perlu diperhitungkan adalah siapa yang melakukan renovasi? Pilihannya, bisa oleh desainer interior, desainer struktur, ME (ahli listrik, saluran air), dan ahli fasad. Renovasi sederhana cukup memakai arsitek karena arsitek sudah belajar struktur dan ME. Nah, pelaksanaannya baru dilakukan oleh kontraktor, arsitek yang sekaligus membangun, dan mandor.

Jika dana jadi kendala, jasa arsitek bisa dihapus. Sebagai gantinya, cari ide sebanyak-banyaknya dari majalah interior, internet, atau tabloid. Lalu, pilih kontraktor rumah bagus yang sekaligus bisa menghitung struktur. Urusan listrik bisa, kok, dilakukan sendiri.

Menyerahkan sepenuhnya urusan renovasi kepada mandor sangat tidak dianjurkan. Biasanya, pengetahuan mandor adalah bisa karena biasa. Akan jadi repot jika mandor yang menangani renovasi belum pernah membangun. Dengan kata lain, dia tidak bisa memberi solusi. Belum lagi kurangnya kemampuan mandor dalam menghitung biaya renovasi rumah. Akibatnya, saat ditanya, tak bisa menjelaskan untuk keperluan apa. Jika terpaksa memakai mandor, sebaiknya untuk renovasi kecil-kecilan saja.

source : www.tabloidnova.com

MMembangun Rumah Tidak Selamanya Harus Mahal

Pekerjaan membangun rumah pada prinsipnya adalah membangun sebuah kepribadian. Dari sebuah bangunan rumah dapat tercermin gaya hidup dan bahkan kepribadian dari pemiliknya. Maka dari itu sebelum membangun sebuah bangunan rumah biasanya arsitek akan berusaha untuk mengenal lebih dalam mengenai kepribadian si pemilik rumah karena hal ini akan berpengaruh terhadap desain rumah serta konsep yang dibuat oleh si arsitek rumah anda. Untuk membangun sebuah rumah yang sesuai dengan karakteristik pemilik rumah tidak selamanya harus mahal.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk dapat membangun rumah secara hemat dan tepat guna :

• Selalu jujur dengan diri sendiri, artinya design sebuah rumah sebaiknya mengikuti karakteristik si pemilik
rumah dalam hal ini gaya hidup dan kepribadiannya. Janganlah selalu mengikuti trend yang sedang
berkembang karena hal itu belum tentu cocok dengan karakteristik anda.(karakteristik rumah anda adalah karakteristik anda)
• Kenalilah kebutuhan anda, artinya design rumah yang baik adalah apabila semua ruangan yang ada pada
rumah itu memiliki fungsi yang fungsional sesuai dengan kebutuhan dari si pemilik rumah. Hindarilah
pemborosan terhadap pembuatan ruangan yang tidak perlu.
• Ramah dengan lingkungan, artinya design rumah yang baik adalah apabila terdapat ruang terbuka yang
cukup sehingga memungkinkan terjadinya sirkulasi udara di dalam rumah tersebut. Ruang terbuka yang
di maksud bisa berupa softscape (taman) atau hardscape.
• Konsultasikan kebutuhan anda untuk membangun sebuah rumah disesuaikan dengan anggaran yang
anda rencanakan dengan konsultan rumah atau kontraktor rumah yang baik artinya yang dapat memberikan saran-saran dan solusi yang terbaik untuk anda.