Showing posts with label biro perjalanan. Show all posts
Showing posts with label biro perjalanan. Show all posts

Tips Memilih Penyedia Jasa Liburan

Perkembangan teknologi informasi khususnya internet yang begitu pesat saat ini telah membuka peluang yang begitu lebar bagi para produsen baik penyedia maupun penyalur barang / jasa untuk memperluas area pemasaran mereka. Kemudahan yang banyak didapat oleh para pemakai internet (web surfer) telah memposisikan teknologi ini sebagai salah satu cara paling praktis dalam bertransaksi. Hal inilah yang menyulut ide para prodosen khususnya penyedia jasa liburan untuk ikut serta memeriahkan dunia cyber ini dengan membuka celah pemasaran online melalui media yang lebih dikenal dengan sebutan website.

Fenomena ini juga menimbulkan kebimbangan bagi para konsumen khususnya calon wisatawan yang membutuhkan layanan jasa liburan / tour and travel. Alhasil, para konsumen akan memberikan penilaian subyektif dalam memilih dan memilah para penyedia jasa / biro perjalanan tersebut. Umumnya pilihan konsumen / calon wisatawan jatuh pada produsen yang kelihatannya "dapat dipercaya". Sayangnya banyak konsumen / wisatawan merasa kecewa setelah memakai jasa dari produsen tersebut karena mungkin saja semua hal yang terjanjikan dalam toko online mereka tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Bahkan ada beberapa konsumen telah tertipu oleh penyedia jasa nakal yang tak jelas asal usulnya.

Berpijak dari fenomena inilah kata demi kata dalam artikel ini terangkai untuk anda. Walaupun mungkin kurang bermanfaat (karena liburan bukanlah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi), setidaknya dapat digunakan sebagai acuan sebelum memutuskan untuk bertransaksi lewat internet.

Berikut beberapa tips tentang memilih penyedia jasa liburan.

Pertama, pilihlah agen perjalanan atau penyedia jasa dengan latar belakang usaha yang jelas. Hal ini dapat diukur dengan membaca secara teliti profil dari penyedia jasa bersangkutan (biasanya dapat dicheck dihalaman about us, tentang kami, atau profil usaha). Akan lebih baik jika anda menaruh perhatian lebih kepada penyedia jasa dalam bentuk perusahaan ketimbang pribadi ataupun perseorangan.

Kedua, jangan mudah menaruh hati kepada penyedia jasa yang memikat anda melalui promosi yang menurut penilaian anda hal tersebut dilakukan dengan biaya yang cukup tinggi. Terkadang penyedia jasa nakal juga sering menempuh jalan ini untuk mengelabui opini calon wisatawan akan prestise semu mereka. Namun hal ini bukanlah patokan pasti, karena tidak semua promoter atau pemasang iklan memiliki tabiat serupa. Setidaknya anda lebih berhati-hati dan teliti sebelum membeli.

Ketiga, pastikan penyedia jasa pilihan anda memiliki info kontak yang jelas. Misalnya : alamatnya lengkap, punya nomor telepon dan juga fax, serta tersedianya nomor emergency / darurat yang dapat dihubungi kapan saja. Hindari penyedia jasa yang hanya mencantumkan no HP (seluler) dan atau alamat email saja, karena kedua jenis kontak tersebut dapat dirubah (diganti) kapan saja bahkan dengan jalan yang cukup mudah.

Keempat, konsentrasikan pilihan anda kepada penyedia jasa yang memberikan informasi secara detail dalam website mereka. Contoh : jika anda membutuhkan informasi tentang paket liburan, tentu saja website tersebut harus dapat menjelaskan kepada anda tentang hotel yang akan anda tempati, kegiatan wisata / tour yang akan anda ikuti, restauran yang akan anda singgahi, serta benefit lain yang akan anda dapatkan bila memesan paket tersebut.

Kelima, akan lebih baik bila anda memilih penyedia jasa yang memiliki layanan interaktif / dapat berkomunikasi secara online baik berupa chating, messenger (Yahoo! messenger, live messenger, Google talk, dll), ataupun webcam. Penyedia jasa dengan layanan ini mencerminkan bahwa mereka adalah produsen yang berani dan siap tempur.

Keenam, jangan pernah termakan rayuan penyedia jasa yang berpromosi melalui email yang masuk ke kotak surat anda dengan tanpa anda inginkan. Hal ini lebih populer disebut "spam", kecuali email tersebut datang dari news group yang anda ikuti (yahoo groups, google group, dll), forum diskusi, maupun newsletter yang telah anda daftar sebelumnya.

Terakhir, apabila anda telah menemukan penyedia jasa yang telah lulus 6 persyaratan diatas, hal terakhir yang patut anda lakukan adalah melakukan tes pemesanan produk. Lakukan pemesanan melalui email dan tunggu berapa lama respon yang diberikan oleh penyedia jasa tersebut terhadap pemesanan yang anda kirimkan, umumnya semakin cepat, semakin baik. Anda juga dapat melakukan pemesanan tiket wisata melalui telepon, sembari menguji kesigapan para penyedia jasa dalam menanggapi permintaan anda.

Brand Image dan Kampanye Promosi Pariwisata Kalteng

Dengan tidak mempermasalahkan manajemen dan SDM yang minim di bidang pengembangan kepariwisataan Kalteng, maka kampanye promosi dengan strategi marketing meliputi beberapa hal yakni:
Apabila kita pernah merencanakan suatu perjalanan wisata berlibur ke luar negeri, maka sebagai calon turis tentu saja umumnya kita mulai memikirkan destinasi wisata dan negara mana yang menarik untuk segera dikunjungi. Begitu melihat brosur-brosur biro perjalanan wisata internasional, mudah sekali ditemukan negara-negara penting yang sangat dikenal karena ‘sesuatu daya tarik wisata’ yang dimilikinya, ambil contoh adalah Menara Eifel dan fashion maka kita akan ingat kota Paris, kota di atas air dengan kanal-kanal yang indah maka kita akan ingat Venice, berbelanja sepuasnya maka teringatlah Orchad Road di Singapura, begitu pula Parthenon yang agung hanya ada di Yunani, hingga daya tarik menara kembar Petronas di Malaysia.

‘Sesuatu’ itu mungkin saja bangunan monumental bersejarah, jalan, jembatan hingga berupa perjalanan alam yang indah, namun fenomena fisik yang nampak secara inderawi tersebut tentu saja ditunjang pula oleh adanya nomena yang ‘bekerja’ untuk mengangkat fenomena fisik tersebut sehingga dikenal oleh banyak orang. Nomena yang dimengerti disini adalah berupa citra dan pencitraan terhadap suatu image atau ‘sesuatu’ tersebut sehingga dapat diingat secara mudah, sehingga dalam konteks pariwisata maka pemberian ‘brand image’ berupa motto/slogan pada suatu destinasi wisata sebagai pengingat obyek atau kawasan wisata tertentu menjadi sangat penting.

Brand image yang dimiliki suatu destinasi atau kawasan maupun obyek wisata tertentu yang menjadi atribut pengenal dirinya merupakan bagian krusial dari komponen sistem produk pariwisata yang luas. Brand image yang dimiliki tersebut dan kemudian diubah menjadi slogan pariwisata atau motto pariwisata suatu tempat wisata pada umumnya didapat dari keunikan produk dan integrasi antar produk wisata (alam, budaya dan buatan) yang ada pada suatu kota atau negara tersebut. Mari kita belajar dari negara lain, Malaysia negara tetangga kita dikenal memiliki slogan “The Truly Asia” yang sangat diingat oleh turis mancanegara karena hampir selama lebih 5 tahun dipromosikan secara gencar di berbagai media wisata internasional dan elektronik (tanpa perubahan slogan sama sekali!).

Namun, mengapa pariwisata Malaysia lebih terkenal dibandingkan Indonesia secara umum (kecuali Bali)? Jawabannya adalah karena ketepatan, keakuratan dan keunikan motto pariwisata yang menunjang sistem produk pariwisatanya secara global. Di Indonesia, selama lebih 5 tahun terakhir, setiap tahunnya motto pariwisata selalu berubah-ubah karena menggunakan dalil 'trial and error'. Jujur saja penulis pun tidak hapal apa saja slogan-slogan pariwisata tersebut.

Sekarang mari kita melihat dalam konteks regional Kalimantan untuk dapat menerapkan ‘ilmu singkat’ yang didapat dari pembahasan di atas. Propinsi-propinsi di Kalimantan memilki kesamaan produk wisata terutama alam dan budayanya, sehingga akan sangat riskan apabila masing-masing propinsi berjalan sendiri dalam membentuk brand imagenya. Diperlukan kerjasama dalam menetapkan dan membentuk brand image bersama yang menjadi payung pengembangan kepariwisataan di Kalimantan karena akan sangat menguntungkan dalam hal positioning pasar wisatawan, pencitraan keunikan produk dan bentuk kampanye promosi ideal bersama.

Konflik yang mungkin terjadi karena kesamaan segmen pasar wisatawan akan dapat dieliminir jikalau dalam kesepakatan tersebut sudah ada perjanjian untuk membuat produk unggulan masing-masing daerah sebagai elemen identifikasi pembeda. Adanya slogan yang tepat dari brand image unik yang dimiliki oleh semisal negara tetangga kita tersebut dapat pula diterapkan terhadap pengembangan pariwisata Kalteng khususnya. Ketepatan slogan akan sangat membantu program kampanye promosi wisata karena hal tersebut merupakan ‘senjata’ yang sangat ideal untuk menggaet wisatawan.

  • pengembangan brand image bersama Kalimantan,
  • memanfaatkan promosi advertorial majalah/buletin wisata terkemuka regional seperti Travel Weekly dan Indonesia Travel Guides,
  • pemanfaatan teknologi internet melalui web dan elektornik mail,
  • mengikuti road show ke negara-negara pasar kunci seperti Eropa, USA dan Inggris, maupun pasar poetsnial seperti Jepang dan Cina,
  • pengembangan festival seni budaya nasional tahunan dengan target pasar wisatawan nusantara nasional, serta
  • pemaksimalan pengembangan ekowisata atau ekoturisme di Taman Nasional Tanjung Puting dengan target pasar ecotourist, cultural tourist, backpackers tourist dan student, melalui media promosi suatu traveller book semisal World Travel Guides.