Showing posts with label Flowers. Show all posts
Showing posts with label Flowers. Show all posts

Kelompok Dracaena

Dracaena merupakan tananan daerah tropis. Di Indonesia beberapa jenis dracaena masih dianggap tanaman liar/tanaman pekarangan yang kondisinya kurang terpelihara sehingga tidak terlihat keidahannya. Di Inggris maupun Amerika, dracaena mulai menjadi tanaman hias yang digemari. Dracaena banyak digunakan untuk menghiasi rumah model kontemporer maupun model hi-tech. Namun sebenarnya tanaman ini sudah dikenal sejak jaman Victoria.

Tips:

Menyukai kondisi hangat dengan suhu minimal 55 F
Cahaya ternaungi, D. terminalis membutuhkan cahaya yang banyak
Jaga media tetap lembab
Pengkabutan secara teratur
Penggantian media 2 tahun sekali
Perbanyakan dengan stek batang, atau pun penanaman mahkota.

Tipe:

  • Dracaena deremensis, pertumbuhan lambat, tinggi tanaman bisa mencapai 4 kaki. Varietas Janet Craig warna daun keseluruhan hijau tua dengan garis-garis vertikal, Bausei mempunyai dua garis putih lebar di bagian tengah, Warnecki, dikelilingi pita putih di bagian tepi daun. Varietas Green Stripe, White Stripe dan Yellow Stripe mempunyai garis-garis tepi warna hijau, putih maupun kuning. Varietas Compacta mempunyai bentuk yang padat sehingga cocok untuk ruangan berukuran kecil.
  • D. marginata, jenis ini daapat mencapai ketinggian hingga 10 kaki, daun berbentuk kecil, panjang. Species dasar memiliki daun waarna hijau dengan tepi merah. Varietas Tricolor mempunyai 3 warna yaitu kuning, hijau dan merah sehingga menghasilkan efek hijau keemasan. Varietas Colorama mempunyai pita tepi warna merah yang dominan sehingga secara keseluruhan tampak kemerahan.
  • D. draco = Dragon Tree, termasuk kelompok dracaena yang besar, namun bila ditanam tingginya hanya mencapai 4 kaki. Daun berwarna hijau, dengan tepi merah bila memperoleh cahaya yang cukup. Pada daun yang sudah tua, daun akan melengkung ke arah bawah.
  • D. sanderiana = Ribbon Plant, daun berwarna hijau keabuan, tidak terlalu menyebar, ketinggian maksimum 2-3 kaki. Varietas Boriquensis mempunyai tepi daun warna hijau muda.
  • D. reflexa = Plomele reflexa, tanaman ini mempunyai batang yang lemah dan agak sulit tumbuh, membutuhkan kelembaban udara tinggi, tipe Variegata mempunyai tepi daun kuning.
  • D. godseffiana, mempunyai bentuk yang berbeda dengan dracaena yang lain, jenis ini berbentuk semak dengan bentuk daun oval. Tanaman ini mempunyai banyak cabang, tinggi tanaman bisa mencapai 2 kaki. Daun memiliki bintik-bintik dengan berbagai warna, varietas Florida Beauty mempunyai bintik krem yang cukup banyak sehingga warna daunnya lebih terlihat krem daripada hijau.
  • D. fragrans, tanaman yang terlihat solid ini pada bagian ujung atas memiliki kumpulan daun mengkilat yang berbentuk mahkota, daun lebar dengan panjang daun sekitar 4 inci. Varietas Lindenii dan Victoria mempunyai warna tepi daun hijau, tengah kuning.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Dieffenbachia

Dieffenbachia yang tumbuh dengan baik dapat mencapai ketinggian hingga 5 kaki. Tanaman ini tidak tahan dengan suhu udara yan berfluktuasi. Ukurannya yang cukup besar dengan dekorasi daunnya yang indah membuat tanaman ini menjadi favorit. Tanaman yang berukuran besar, biasa digunakan sebagai specimen. Dalam melakukan pemangkasan atau pun perbanyakan dengan tanaman ini harus dilakukan dengan hati-hati, karena tanaman ini membahayakan tenggorokan dan mulut, sehingga setelah memotong tanaman ini harus segera mencuci tangan.

Tipe:

  • Dieffenbachia oerstedii, daun hijau dengan tulang daun bagian tengah warna putih.
  • D. picta/maculata, daun oval warna daun hijau dengan bintik-bintik warna putih gading.varietas yang ada diantaranya Exotica, Camilla, Marianne dan Rudolph Roehls (hampir seluruh daun berwarna kuning gading).
  • D. amoena = Sri rejeki, batang bisa mencapai ketinggian 5 kaki dengan panjang daun mencapai 1,5 kaki. Daun berwarna hijau dengan garis-garis putih.
  • D. bansei, warna daun hijau dan kuning.
  • D. bowmannii, mempunyai daun yang besar (lebih dari 2 kaki)

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Datura (Angelis Trumpet = Kecubung)

Kecubung mempunyai bentuk bunga seperti terompet dengan panjang sekitar 10 inci. Tanaman eksotis ini membutuhkan tempat yang tidak terpolusi agar dapat tumbuh dengan baik.

Tipe:

  • Yang biasa ditemui adalah Datura candida dan D. guaveolens. Keduanya mempunyai bunga warna putih dan bau yang harum. D. candida adalah pilihan yang lebih baik


Tips:

  • Membutuhkan udara hangat
  • Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media bunga tetap lembab
  • Penggantian media bila perlu
  • Perbanyakan dengan stek batang

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Petite Roses

These charming flowers are treasured for their perfect replication of the standard rose in a petite package. ProFlowers’ Petite Roses are grown on the high plateaus of Central America. Warm tropical temperatures make the roses mature quickly which keeps their stem lengths and head size smaller.Let your Petite Roses drink water for 8-12 hours to perk up. With proper care, your roses will bloom over the next few days.

1) Remove the outside guard petals. These rugged outer petals were left on to protect your roses during shipment.

2) Cut 1 inch off the stems and remove leaves that fall below the water line.

3) Fill vase with water and add 1 packet of flower food.

4) Re-cut stems, change waterand add second packet of flower food on day 3.

5) For the longest life, keep your roses away from direct sunlight, heat and drafts.





Visit our category :

- Flowers

- Gifts

- Hampers

- International Florists

- Roses

- Wine & Spirits



Peruvian Lilies

ProFlowers’ Peruvian Lilies are grown in the high mountain valleys of the Andes in South America. The rich soil and year-round warm temperatures produce showy lilies with long straight stems and an abundance of blooms.

Peruvian Lilies are long-lasting, but dehydrate easily and may look thirsty upon arrival. Let your lilies drink water for about 8-12 hours to perk up.

1) Cut 1 inch off the stems and remove leaves that fall below the water line.

2) Fill vase with water and add 1 packet of flower food.

3) Re-cut stems, change water and add second packet of flower food on day 3.

4) Keep your Peruvian Lilies away from direct sunlight, heat and drafts.

5) Remove spent leaves to keep bouquet looking fresh longer.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Crossandra (Fire Gracker Flower)

Crossandra akan keluar bunganya setelah berumur beberapa bulan. Bunga berada di ujung tajuk yang berwarna hijau. Crossandra membutuhkan udara yang lembab. Untuk memperpanjang masa berbunga dapat dilakukan dengan dengan membuang bagian tanaman yang sudah berbunga atau habis masa berbunganya.

Tipe:

  • Crossandra undulifolia dan C. infundibuliformis, dapat tumbuh hingga ketinggian 1-2 kaki. Varietas Mone Wallhed termasuk varietas yang cukup baik.

Tips:

  • Membutuhkan kondisi hangat, suhu minimal 55 F
  • Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Penggantian media tanaman bila perlu
  • Perbanyakan dengan stek batang

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Bougenvilla (Bunga Kertas)

Tanaman ini susah ditanam di dalam ruangan, lebih efektif jika dijadikan tanaman luar. Untuk menghasilkan tanaman yang berbunga diperlukan kondisi yang kering, pangkas tanaman dan kurangi pemberian air. Bila tanaman banyak mendapatkan air maka pertumbuhan vegetatifnya akan dominan.

Tipe:

  • Bougenvilla glabra, jenis hibridanya sangat populer.
  • B. buttiana.

Tips:

  • Suhu hangat
  • Cahaya matahari langsung
  • Pengairan dilakukan sesuai dengan kebutuhan
  • Penggantian media tanaman : 1 tahun sekali
  • Perbanyakan : Stek batang

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Gerbera Daisies

Grown in the rich, fertile soil of coastal California, the ProFlowers’ Gerbera Daisy is prized for its long wavy stems and big, bold blooms. Our Gerbera Daisies are shipped fresh from the growers to your doorstep, so you can enjoy their beauty and elegance longer.

1) Remove the plastic cups but leave the straws on the stems for a longer vase life. Allow them to drink for 8-12 hours to perk up.

2) Cut 1 inch off the stems and remove leaves that fall below the water line.

3) Fill vase with water and add 1 packet of flower food.

4) Re-cut stems, change water and add second packet of flower food on day 3.

5) Daisies are sensitive to dirty water, which can cause bent necks. If this happens, re-cut stems and place in fresh water.

6) Keep your daisies away from direct sunlight, heat and drafts.


Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Begonia

Begonia mempunyai 1000-2000 hibrida. Ada berbagai cara pengklasifikasian begonia, Secara botani pengklasifikasian didasarkan pada bagian yang ada di dalam tanah terdiri dari kelompok rizoma, kelompok umbi akar dan kelompok umbi rambut. Khusus untuk tanaman hias begonia dikelompokkan menjadi Begonia berbunga indah dalam pot, Begonia berdaun indah dalam pot dan Begonia berbunga untuk tanaman bedengan

Begonia Daun Indah dalam Pot

Begonia jenis ini yang menonjol adalah daunnya yang menarik, sebenarnya begonia tipe ini juga menghasilkan bunga, namun bunga yang ada tidak terlalu berfungsi untuk hiasan sehingga saat muncul bunga sebaiknya dibuang/dipotes. Spesies asal dari kelompok ini adalah Begonia rex, namun spesies ini sekarang sudah tidak begitu eksis digantikan oleh hibrida-hibridanya yang banyak berkembang. Begonia daun memiliki beragam bentuk daun yaitu bentuk bintang, oval menyebar dan sebagainya. Ukurannya juga beragam mulai dari panjang 1 kaki (B. ricky minter dan beberapa varietas B. rex) hingga yang panjangnya ½ inci (B. foliosa). Permukaan daunnya ada yang berlilin dan lembut, ada juga yang kasar dan penuh kerutan. Hampir semua Begonia daun menghasilkan rizoma yang menjalar atau pun berada di dalam tanah. Pertumbuhan tanaman ini biasanya menyemak maupun menjalar, ada juga yang tumbuh vertikal. Begonia daun tidak menyukai air yang berlebihan dan sinar matahari langsung, mereka membutuhkan kondisi yang hangat. Begonia kelompok ini hanya mampu bertahan selama 1-2 tahun. Namun tanaman ini sangat mudah dan cepat diperbanyak.

Tips:

  • Menyukai kondisi hangat dengan suhu minimal 60 F
  • Cahaya ternaungi, lindungi dari sinar matahari langsung
  • Pemberian air teratur, jaga permukaan tetap kering, daun jangan dibasahi
  • Pengkabutan secara teratur
  • Penggantian media 1 tahun sekali
  • Perbanyakan dengan stek daun

Tipe:

  • Begonia rex, merupakan yang paling dominan pada kelompok ini, varietas yang ada diantaranya Presiden Carnot (daun warna hijau dan perak), Helen Teupel(Merah, hijau dan merah muda) King Edward IV (ungu dan merah), B.rex juga ada yang bentuknya mini.
  • B. masoniana, hampir mirip B.rex, tapi daunnya berkerut dan bentuknya seperti hati
  • B. maculata, bentuknya cukup berbeda, buluhnya seperti batang dengan panjang mencapai 9 inci, daunpanjang. Ada bintik-bintik putih di bagian atas daun dan pada bagian bawah berwarna merah.
  • B. metallica, temasuk spesies yang tinggi, daun bagian atas hijau metallic dan bagian bawah serta tulang daun berwarna merah.
  • B. festii = B. erythrophylla mempunyai daun berdaging dengan warna daun bagian atas hijau dan bagian bawahnya merahvarietas Bunchii mempunyai tepi daun keriting
  • B. boweri, bisa mencapai ketinggian 6-9 inci hibridanya B. tiger dan B. Cleopatra = B. maphii, tanaman kecil dan berbentuk semak, tinggi 6-9 inci dengan warna daun perunggu.
  • B. cleopatra = Mapple leaf begonia, daun dipenuhi dengan bulu-bulu kecil warna putihbentuknya seperti daun mapel.
  • B. solanthera (daun berlilin) dan B. imperialis (daun keunguan), keduanya termasuk begonia tipe pemanjat.
  • B. foliosa, memiliki daun oval yang mirip paku-pakuan.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Anyelir/Carnation(Dianthus caryophyllus L)

Asal :

  • Daerah Mediterania. Tanaman anyelir di Indonesia kebanyakan berasal dari hasil pemuliaan dari Belanda.

Deskripsi :

  • Tanaman herba semusim. Digunakan sebagai bunga potong. Ada dua tipe :

    • Standar : satu tangkai dipelihara satu bunga pada tunas terminal

    • Spray : dipelihara beberapa bunga dari tunas lateral/samping

Varietas :

  • Warna merah : Tornado, Espana, Aicardi

  • Warna putih : White Candy, Delphi

  • Warna kuning : Candy, Murcia, Las palmas

  • Warna oranye : Orange Triumph, Raggio De Sole

  • Warna Pink : Pink Pisa, Manon, Gala

  • Campuran 2 Warna : Rendezvous, Tundra, Hellas

Suhu :

  • 10 – 22 °C

Budidaya :

  • Perbanyakan dari stek

  • Pinching, untuk mendapatkan tunas yang banyak

  • Netting (menopang tanaman dengan net/jala untuk mencegah tanamn roboh)

  • Pupuk NPK dengan kadar N lebih tinggi

Panen :

  • 5 BST. Umur produksi hingga 1.5-2 tahun. Bunga dipanen pada saat masih stengah mekar.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Tanaman Acalypha

Akalipa adalah kelompok semak berkayu yang mempunyai pertumbuhan cepat. Tanaman ini tidak cocok diletakkan dalam ruangan. Tanaman ini butuh kelembaban tinggi. Kondisi udara yang kering akan menyebabkan daun gugur dan munculnya serangan tungau merah. Agar tanaman tetap dalam kondisi vigor perlu dilakukan pemangkasan secara teratur setiap tahun, pemangkasan dilakukan sampai ½ ukuran. Bunga yang mati dan bunga yang muncul pertama sebaiknya dibuang.

Tipe:

  • Acalypha hipsida = Chenille Plant = Red Hot Castail, belukar dengan tinggi 6 kaki, bunga biasanya berwarna merah, varietas Alba bunganya berwarna putih.
  • Acalypha wilkesianan = Copperleaf = Daun tembaga
  • Warna daun merah tembaga cerah, panjang daun lebih kurang 5 inci, berbentuk semak dengan tinggi 4 kaki. Varietas yang bagus Godsefiana (warna dasar hijau dengan pinggiran putih) Musaica (merah, kuning dan perak)

Tips:

  • Suhu hangat, 65-80 F
  • Cahaya penuh sebaiknya bukan matahari langsung
  • Pemberian air secara teratur agar media tanaman tetap lembab
  • Penggantian media 1 kali setahun
  • Perbanyakan dengan stek batang

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Carnation


Origin & History

The carnation — originally called dianthus by the Greek botanist Theopharastus — is native to the Near East and has been cultivated for the last 2,000 years. Some scholars believe that the name "carnation" comes from "coronation" or "corone" (flower garlands), as it was one of the flowers used in Greek ceremonial crowns. Others think the name stems from the Greek carnis (flesh), which refers to the original color of the flower, or incarnacyon (incarnation), which refers to the incarnation of God made flesh.

Sentiment & Symbolism

Carnations were known as "Jove's Flower" in ancient Rome as a tribute to one of their beloved gods. In Korea, a young girl places three carnations in her hair to tell her fortune. If the top flower dies first, her last years of life will be difficult; if it's the middle flower, her earlier years will bring the most grief. Worst of all, if the bottom flower dies first, the poor girl will be miserable her whole life!

Color Messages

For the most part, carnations express love, fascination, and distinction. Light red carnations represent admiration, while dark red denote deep love and affection. White carnations indicate pure love and good luck; striped symbolize a regret that a love cannot be shared. Green carnations are for St. Patrick's Day; purple carnations indicate capriciousness.

Pink carnations have the most symbolic and historical significance. According to Christian legend, carnations first appeared on Earth as Jesus carried the Cross. The Virgin Mary shed tears at Jesus' plight, and carnations sprang up from where her tears fell. Thus he pink carnation became the symbol of a mother's undying love, and in 1907 was chosen by Ann Jarvis as the emblem of Mother's Day, now observed in the United States and Canada on the second Sunday in May.


Visit our category :


- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits


Torenia


T. fournieri, berbentuk semak padat 10-12 inchi, tanaman bunga ini dapat digunakan untuk tanaman bedengan, bisa juga digunakan untuk tanaman bunga gantung. Tanaman ini memiliki kecenderungan pertumbuhan vertikal yang cepat sehinggga untuk memeperoleh bentuk perdu dilakukan pemincingan pucuk tanaman. Warna bunganya violet dengan bagian bibir ungu tua dan bagian dalamnya ada bintik kuning. Tanaman bunga ini tidak memerlukan perlakuan khusus, pemberian air sebaiknya teratur untuk menjaga agar tidak sampai kekeringan.

Tips:

  • Suhu minimal 55-60 F
  • Cahaya penuh, bukan matahari langsung
  • Pengairan dilakukan untuk menjaga agar media bunga tetap basah
  • Perbanyakan dengan biji
  • Setelah tanaman sudah ada bunganya,tanaman sebaiknya dicabut dan diganti dengan tanaman yang baru

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Edelweis, Dilindungi Namun Diminati


KATAKANLAH dengan bunga. Pepatah baheula yang sampai sekarang masih dipakai ini amat cocok untuk melukiskan betapa sekuntum bunga bisa menjadi sangat berarti dalam kehidupan manusia. Terutama bagi orang-orang yang sedang jatuh cinta.

Bunga dianggap bisa mewakili perasaan seseorang, baik suasana hati yang bahagia maupun kesedihan. Banyak bunga dijadikan ‘buah tangan’ dari seorang jejaka kepada gadis yang disayanginya. Mulai dari bunga mawar, melati sampai bunga Edelweis.

Bunga Edelweis (Anaphalis javanica) sering juga disebut bunga abadi karena kemampuannya bertahan berbulan-bulan tanpa mengalami kerusakan. Seringkali dijadikan amsal atau perumpamaan cinta abadi seseorang.

Edelweis termasuk dalam katagori bunga langka bahkan termasuk flora yang dilindungi. Jumlahnya yang tidak begitu banyak serta habitatnya (tempat tinggalnya, Red.) yang khusus tumbuh di ketinggian diatas 1500m dari permukaan laut--biasanya terdapat di daerah pegunungan-- membuat bunga yang sangat indah dan mempunyai banyak warna ini banyak diminati.

Tinggi pohonnya hanya 1/2-1m. Warnanya pun beragam dari kuning, ungu, merah sampai hijau. Di Indonesia, umumnya terdapat di pulau Jawa dan Sumatera. Sayangnya tidak terdapat di Kalimantan, karena rata-rata di wilayah Kalimantan tidak terdapat gunung yang tingginya diatas 1500m, kecuali gunung Kinibalu yang masuk ke dalam negara bagian Sabah, Malaysia.

Karena keabadiannya dan keindahannya, banyak orang (khususnya pendaki gunung) mengoleksinya baik untuk disimpan pribadi maupun sebagi oleh-oleh bagi rekan. Karena termasuk flora yang dilindungi, edelweis dilarang untuk dipetik dari habitatnya di pegunungan. Herannya edelweis banyak dijual di pasaran.

Di Malioboro, Yogyakarta, edelweis dengan berbagai warna dijual dalam vas bunga dengan harga Rp5000 sampai Rp10.000. Sementara di kota Malang, edelweis dijual dengan harga Rp3000. Bagi yang tidak sanggup hiking (mendaki gunung, Red.), cukup membeli di pasaran sudah bisa mengoleksi.

Namun bagi Tony--salah seorang kolektor edelweis di Banjarmasin-- ada perasaan yang berbeda jika bunga edelweis yang dikoleksi berasal dari gunung yang langsung dipetik sendiri dengan membeli di pasaran.

"Saat kita bersusah payah mendaki gunung kemudian menemukan dataran yang ditumbuhi oleh beribu bunga edelweis sangat menakjubkan. Selain itu kita mesti main kucing-kucingan dengan penjaga pos pendakian buat membawa edelweis keluar dari gunung," ujar Tony.

Tony sendiri selalu menyempatkan untuk mengambil edelweis pada setiap pendakian gunung yang dilakukannya. Kurang lebih tujuh macam edelweis berhasil dikumpulkannya dari pendakiannya pada gunung-gunung di pulau Jawa dan Sumatera.

Namun menurut dia, meski dianggap bunga abadi, edelweis pada akhirnya bisa juga mengalami kerusakan. Tapi jangka waktunya cukup lama. "Untuk menyiasatinya agar tetap awet biasanya saya semprot dengan menggunakan cairan formalin. Lumayan juga lebih tahan beberapa bulan," tandasnya.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Bunga Dahlia


Bunga Dahlia kurang begitu populer bila dibandingkan dengan krisan. Dahlia mempunyai banyak varietas dengan berbagai macam bentuk bunga dan warna. Dahlia dapat dikembangkan dengan anakan dapat juga dikembangbiakkan dengan biji.

Tipe:

  • Dahlia variabilis, merupakan hibrida dahlia pot, tinggi tanaman sekitar 1 kaki dan biasanya disebut sebagai bunga dahlia bedengan. Varietas yang ada Figaro dan Rigoletta

Tips:

  • Membutuhkan udara dingin, suhu antara 50-60 F
  • Cahaya, sebaiknya bunga tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media bunga tetap lembab
  • Penggantian media bila perlu
  • Perbanyakan pemisahan anakan, biji

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Bunga Kamboja Makin Semerbak


Citra bunga Plumeria alba semakin semerbak saja. Tanaman yang d Indonesia dikenal dengan nama kamboja dan lebih dikenal tumbuh di areal pemakaman itu, kini mulai menyemarakkan halaman rumah dan taman-taman kota. Kamboja kini telah berubah menjadi tanaman hias yang menawan nan indah. Tak heran, bila harganya pun kini mulai melangit. Di pasar bunga, bibit kamboja yang baru berusia dua bulan dihargai sekitar Rp 200-an ribu.

Keindahan serta keanggunan warna bunganya yang variatif membuat tanaman kamboja semakin dipuja. Citra bunga kamboja semakin melambung sejak para pakar tanaman terus mengembangkan variasinya lewat aneka kawin silang. Pohon kamboja berevolusi dari warna awalnya yang putih dan merah muda menjadi warna oranye, merah marun, kuning, serta aneka warna lainnya. Semakin cantik dan indah bunganya, harganya pun terus menggila hingga mencapai jutaan rupiah.

Plumeria Sp ini merupakan spesies tumbuhan yang awalnya tumbuh di Amerika tropik dan Afrika. Sebagai tanaman hias, varitas kamboja kini hampir mencapai 50 jenis. Ciri khas tanaman ini memili batang yang berkayu keras tinggi. Selain itu, tanaman ini juga memiliki cabang yang banyak. Tingginya bisa mencapai lebih enam meter.

Batang utama besar, cabang muda lunak, batangnya cenderung bengkok dan bergetah. Daun tanaman kamboja berwarna hijau, berbentuk lonjong dengan kedua ujungnya meruncing dan agak keras dengan urat-urat daun yang menonjol, sering rontok terutama saat berbunga lebat. Sedangkan, bunga -- yang menjadi daya tarik kamboja-- berbentuk terompet, muncul pada ujung-ujung tangkai.

Daun bunga umumnya berjumlah lima buah. Tanaman hias yang tengah naik daun ini, biasa berbunga sepanjang tahun. Kamboja biasanya tumbuh subur di dataran rendah hingga ketinggian tanah 700 meter di atas permukaan laut. Namun, beberapa daerah di Tanah Air memiliki sebutan tersendiri untuk bunga yang satu ini. Orang Jawa menyebutnya Semboja. Orang Bali mengenalnya dengan bunga Jebun. Samoja atau Kamoja biasa diucapkan orang Sunda untuk menyebut tanaman ini. Orang Gorontalo memberinya nama bunga Lomilate. Masyarakat di Pulau Madura mengenalnya sebagai Campaka molja atau Bakul.

Kamboja memang tergolong tanaman yang khas. Konon, usia tanaman hias ini bisa mencapai ratusan tahun seperti kaktus raksasa. Tanaman kamboja tahan lama, karena memang tergolong tanaman suculent yang dapat menyimpan air pada seluruh bagian mulai dari akar, batang, daun, bunga, sampai buah. Tak heran, bila banyak orang yang mengenal tanaman ini sangat tahan banting.

Kamboja Jepang
Di antara aneka varitas bunga kamboja yang ada saat ini, Adenum obesum atau kamboja Jepang merupakan primadona. Meski sama-sama satu famili dengan Plumeria Sp, yakni Apocynaceae, namun tampilan kamboja Jepang berbeda dengan kamboja biasa. Dari segi fisik, kamboja Jepang hampir mirip dengan bonsai. Terlebih pada akarnya, memang akar Adenium semakin tua akan kian membesar. Tapi, justru disitulah muncul daya tarik dari tumbuhan yang satu ini. Tentu, bunga tetap menjadi magnet dan daya tarik tumbuhan ini.

Lantaran ukurannya yang mirip bonsai, Adenium banyak dihadirkan dalam sebuah pot. Sehingga akar tanaman bisa dipandang dan tampak indah. Selain itu, kini juga banyak muncul aneka bentuk dan warna bunga Adenum yang merupakan hasil silangan. Selain fisiknya juga kecil, kamboja Jepang memiliki daun panjang kecil dan akar berbentuk umbi (dapat membesar). Adenum juga berasal dari luar Indonesia, konon tumbuhan ini berasal Aden di Yaman. Namun, ada pula yang menyebut dari daratan Afrika, seperti Senegal sampai Sudan, Kenya, Mozambik, Namibia, dan sekitarnya.

Selain menjadi tanaman hias yang memperindah bagian interior dan eksterior, Adenum dengan bentuknya yang indah dan sedap dipandang mata kini banyak dijadikan bunga parsel. Tak hanya itu, tanaman ini juga didukung dengan sifat tanaman yang kuat dan tahan lama. Bunga kamboja kini memang sedang digemari pecinta bunga. Tak hanya di Indonesia, tapi juga diberbagai negara lainnya. Bahkan, banyak muncul kelompok pecinta Plumeria ini. Para pecintanya di Amerika Serikat, Plumeria biasa dihadirkan di pekarangan belakang rumah atau tumbuhan di taman rumput.

Plumeria juga cocok ditampilkan sebagai pohon pagar pada taman. Warna dan tekstur tanaman ini, akan membuat taman tersebut menjadi lebih indah. Bunga kamboja pun kerap pula ditanam di dekat jendela kamar tidur. Sehingga, bunga ini tampak indah dan baunya begitu semerbak. Tampilan bunga itu akan semakin menarik untuk dinikmtai pada malam di musim panas. Kehadirannya di sebuah taman juga diyakini mampu memberi sentuhan eksotik. Bila Anda ingin menghadirkannya di atas meja tamu atau keluarga, cukup rontokan saja bunganya, bunga kamboja akan tetap terlihat indah. Kamboja mampu memberi nuansa tropis pada ruangan Anda.

Sesuai iklim Indonesia
Plumeria memang sangat cocok tumbuh di Indonesia. Selain tak butuh banyak air, perawatan tanaman ini juga tak terlalu sulit. Anda cukup menyianginya agar tampak terlihat indah dan rapi. Bila Anda ingin menanamnya, tingal siapkan pot berdiameter antara 30-60 cm, dengan tinggi 40-50 cm. Setelah itu, isi pot dengan media tanam berupa tanah kebun berhumus, pupuk kandang, dan pasir. Porsinya media tanam itu 2:2:3. Dasar pot diisi dengan koral agar resapan air bisa lebih sempurna. Barulah media tanam dimasukkan.

Anda bisa menanam bibit dengan tinggi sekitar satu sampai dua meter. Agar pertumbuhannya bisa lebih baik, dalam sehari tanaman ini harus terkena sinar matahari selama delapan jam. Kini, kamboja memang tak lagi menjadi bunga yang angker. Malah, Plumeria menjadi tanaman hias yang terus dicari pecintanya.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Practical Uses For Flowers



Here at Dot Flowers, we want you to get the most out of your flowers, even when their vase life is ending. You can preserve your flowers for years to come with our simple flowers and then use them to create fantastic floral gifts and personal mementos with our flowers . But, if you feel like putting your flowers to a more practical use, here are a few ideas on how to avoid putting your flowers in the trash:

  • Scentsational Flowers: Using dried flowers to make your own potpourri lets you decide how your mix will smell. You can throw in some crushed fragrant leaves, herbs, or spices to create warm, woodsy scents, or add two drops of aromatic oil in a fragrance of your choosing. Simply let your potpourri sit in a decorative bowl, or tie it up in a sachet to add a wonderful smell to closets and drawers.
  • Weighty Matters: Tame your desk with a hand-crafted paperweight. Simply find a nicely sized rock, clean it thoroughly, decide how your flowers will be arranged, cover the rock with a layer of Mod Podge decoupage craft glue, press your flowers into the glue, add another layer of glue on top, and let dry. You might want to add several layers of glue, letting each layer dry before adding the next coat, until you have about four layers. Also works great as a door stop, if your rock is big enough.
  • Floral Feast: Ever consider eating the daisies? Surprisingly, many flowers are indeed edible, including pansies, violets, nasturtiums, and carnation leaves. Be sure to thoroughly research the topic before indulging in any floral feasts to avoid anything unpleasant or potentially poisonous, and it's best to use flowers you've personally grown to ensure your blooms don't contain harmful pesticides. You'll find a lot of resources on the subject at your local bookstore. One of our favorite uses for edible flowers is as a cake decoration. Simply take an edible flower such as violets, rinse them in water, dip them in egg white, cover in caster sugar, and leave them on wax paper to dry. You can then eat your violets like candy or arrange them artfully on a cake for a sweet surprise.
  • Let 'Em Rot: Why throw your flowers in the trash when they can make such great compost? Using plant material in your compost pile produces rich fertilizer for garden plants and doesn't attract scavengers the way food scraps can. If you've never tried composting, you should start! Pick up a book from your local bookstore and you'll see how a compost pile can cut down on your garbage and turn useless trash into rich soil.

Finding a practical use for your flowers instead of simply dumping them in the trash can be a rewarding activity. If you'd like to share your own personal practical use for flowers, send an email to articles@dotflowers.com and we'll include it here.


Visit our category :


- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits


10 Simple Wedding Flower Arrangements



Flowers are a major part of any wedding, but even with the use of silk flowers, flowers can become very expensive. To keep the wedding budget in the black, couples many choose to make their own wedding flower arrangements.

The following is a guide to 10 simple wedding flower arrangements:

1. Daisies, roses and rose petals, lilies, gladiolus , and many other popular wedding flowers can be used in floating flower arrangements. These arrangements can be made in shallow glass bowls, fish bowls, and punch bowls. Add in floating candles, colored stone or sand for that extra touch.

2. Fresh apples, pumpkins, squash, and watermelons can make great natural vases and containers to hold a single flower or a large wedding flower arrangement. These items work well for spring, summer, and fall themed weddings.

3. Baskets can be lined and filled with flowers and greenery and decorated with balloons, ribbons or a bow. Or have the center of the basket filled with a small flower arrangement, and then fill the rest of the basket with wrapped chocolates and candies or small toys for the children.

4. Mason jars can be filled with candies, chocolates, or clear or colored gel with a single flower in the center. The jars can also be decorated with small items to enhance any theme.

5. Small vases filled with a single rose and wrapped with a ribbon can be placed at each guest's place setting. Some vases can be engraved and given to guests as wedding favors. Large vases can hold beautiful wedding flower arrangements at the guest book, bridal table, table centerpieces, or on the cake table.

6. For an antique look, remove the labels from used cans and rough the can up a bit with sandpaper. Then fill the can with wildflowers or daisies.

7. Floral balls made from pinning moss, mums, or daisies to Styrofoam balls cannot only create interesting geometric shapes, but they can be used to decorate platters and bowls. They can even be hung from the ceiling for a special effect.

8. A hand made trellis can be decorated by wrapping long stemmed flowers, vines, and various greens. Trellises can then be used in entranceways or a couple can stand beneath one and exchange their vows.

9. For a western theme, cowboy boots can be filled with floral foam, holding a flower arrangement and then used as a table centerpiece.

10. Glass hurricane lanterns can be painted with a seasonal theme, or personalized and then placed on a table surrounded by wedding flowers to make a unique and beautiful centerpiece. The lamps can also be given to guests as a wedding.



Visit our category :


- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Fun Floral Crafts



Although it gives you an excuse to buy fresh flowers, it's only natural to feel a little sad when your beautiful blooms begin to lose their freshness. If you've followed our flower and tried our flower , but your flowers are still drooping, then their vase life is probably over. But don't worry -- the fun's not done when your flowers are! Give your flowers an "after-life" with our fantastic flower craft ideas, perfect for creating great floral gifts and long-lasting mementos everybody will cherish. If you want your crafted flowers to last as long as possible, read our article on flowers. Otherwise, you can have fun with these crafts using fresh flowers, if you don't mind a shorter shelf life.

  • You Wear It Well: Remember how much fun you had as a child making dandelion necklaces and daisy crowns? It's remarkably simple to recapture the easy, breezy summer days of your youth with an updated version of the flower necklace. Simply press and dry a few small, simple flowers like violets, a larger bloom such as a gerbera daisy, or the petals of your favorite flower, and use rubber cement to attach them to a length of ribbon. Looks great as a choker or a string of flowers, and you can even wear it in your hair.
  • Crafty Candles: Craftily avoid the expense of pre-decorated candles, and use your flowers to make beautiful, glowing hand-made decorations. Purchase "drip-less" pillar candles from a local discount store, find a foam brush or sponge, and pick up some decoupage craft glue. "Mod Podge" is a popular choice. You can also use melted wax, but it takes longer and requires more time and equipment. This craft works best with flat flowers, so if you haven't followed our flowers, you'll need to place your blooms under a heavy book for a few hours. Decide how you'd like your flowers to be arranged on the candle, then work around it in small sections, brushing on a thin layer of glue and gently pressing your flowers into it. When you're finished, brush on a final coat of glue to cement your flowers in place, and let the candle dry completely. Whether you keep it for yourself or give it away as a gift, your flowers will continue to provide untold hours of beauty. Of course, never leave a burning candle unattended.
  • Flowery Flower Pots: Forget about growing your spring bulbs in boring old terracotta. Use your petals to turn those drab orange containers into true flower pots any bloom would be proud to call home. Decide how you'd like to lay out your petals, use regular white glue to stick them in place, and cover with a final coat of glue. You can add other decorative elements like buttons, ribbons, or paint. Be imaginative -- use your petals to create garden scenes, an abstract array, or even flower people. Whatever you choose, we're sure it will have all the pizzazz a flower pot deserves.
  • Still Life With Flowers : Instead of decorating a flower pot, you can use a picture frame, a mug, or a place mat to create wonderful floral designs. Just make sure to use the appropriate glue for the surface to which you will be bonding your flowers.
  • Forever Flowers: important memories. Using real flowers to decorate your pages can help cut down on the expense associated with purchasing pre-made decorative add-ons. Simply rubber cement your dried flowers on to the page directly, or use a laminator to incase them in plastic first. If you're willing to dedicate yourself to a long term floral project, create a scrapbook just for flowers. Put a new page in for every floral occassion, or give your book an exclusive theme like "Mother's Day Flowers" or "Flowers for Easter." A great idea is to start collecting the flowers from your child's first dance and continue through to their graduation or even their wedding. Makes a wonderful record they'll cherish for years to come.

Using your flowers to make fun floral crafts is a great way to create meaningful gifts and personal mementos. For more ways to get the most out of your flowers, check out our practical uses for flowers. Or, if you'd like to share a great floral craft of your own, send an email to articles@dotflowers.com and we'll include it here.


Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits